Martapura Barat – Pemerintah Kecamatan Martapura Barat melaksanakan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 sekaligus Pra Musrenbang Tematik Stunting. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kecamatan Martapura Barat pada Senin, 26 Januari 2026.
Acara ini menjadi wadah sinkronisasi usulan pembangunan dari tingkat desa agar selaras dengan prioritas pembangunan Kabupaten Banjar di masa mendatang. Selain fokus pada infrastruktur dan ekonomi, perhatian khusus diberikan pada isu kesehatan nasional melalui sesi tematik penanganan stunting.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran unsur pimpinan kecamatan dan stakeholder terkait, di antaranya:
Camat Martapura Barat beserta jajaran, Kapolsek Martapura Barat dan Danramil Martapura Barat, Kepala Puskesmas Martapura Barat, Kepala BPP, dan Korwil Pendidikan, Pambakal serta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Martapura Barat, Bidan Desa, Kader KPM, dan Kader Posyandu, Operator Bangda, Perwakilan instansi kabupaten: Bappeda Kabupaten Banjar, Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial.
Camat Martapura Barat H. Ahmad Rabani, AKS., M.Si menekankan pentingnya kualitas usulan yang disampaikan oleh setiap desa. Beliau menyampaikan bahwa perencanaan tahun 2027 harus bertumpu pada data yang akurat dan skala prioritas yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Pra Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi kita untuk menentukan arah kemajuan wilayah. Saya meminta seluruh Pambakal untuk jeli melihat potensi dan permasalahan di wilayahnya, terutama dalam menyelaraskan pembangunan fisik dengan peningkatan kualitas SDM
Terkait Pra Musrenbang Tematik Stunting, Camat menginstruksikan penguatan peran Kader KPM dan Posyandu. Sinergi antara Bidan Desa, PKK, dan dinas terkait diharapkan mampu menekan angka prevalensi stunting di Martapura Barat secara signifikan melalui intervensi yang tepat sasaran.
Diskusi dalam forum ini terbagi menjadi dua konsentrasi utama:
- RKPD 2027: Verifikasi usulan infrastruktur (terutama jalan inpeksi desa yang sangat penting bagi warga desa), pemberdayaan ekonomi dan masyarakat yang akan diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
- Tematik Stunting: Pemetaan data balita stunting, evaluasi pemberian makanan tambahan, serta edukasi pola asuh bagi keluarga berisiko stunting.
Dengan keterlibatan aktif Bappeda, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, diharapkan usulan dari Martapura Barat memiliki bobot teknis yang kuat untuk diakomodasi di tingkat kabupaten
